Skip to main content

Posts

Showing posts from March, 2014

Gali Rasa Ingin Tahu Anak Lebih Dalam

Sesuai dengan judul postingan ini. Pasti sudah tidak asing lagi dengan kata "Rasa Ingin Tahu" ya begitulah anak-anak, namanya juga anak-anak seperti kertas putih yang bersih dan suci yang butuh bimbingan dan arahan dari orang tuanya yang baik. Yang perlu dioles dengan indahnya dengan banyak rasa keingintahuannya dari bertanya, dari mencari tahu penyebab akibat dari apa yang ia lihat.

Itu saja!

Mari kita refreshing dulu dari gambar-gambar berikut ini untuk mencari tahu keingintahuan anak dan kekreatifitasnnya meskipun tidak semua aktivitas yang ia lakukan.

Didelete sayang.. Dibuang sayang.. 

Tapi memang benar sungguh sayang jika dibuang atau didelete jadi kita koleksi saja yuk sebagai kenang-kenangan. Sebenarnya apa sih maksudnya? Apa yang sayang dibuang dan didelete?

Jadi gini lho.. Alfath itu suka banget yang namanya jeprat jepret foto pake camdig mamahnya apapun itu, dia suka atau dia ingin jepret pasti dijeprett dan terkadang minta tolong mamahnya untuk minta dijepretin m…

Dehidrasi Bagai di Gurun Sahara

"DEHIDRASI di Gurun Sahara.. Hilang di Segitiga bermudaaa.."

Itulah sepenggal lagu yang dibawakan oleh Gita Gutawa. Satu kata yang saya CHAPS LOCK adalah DEHIDRASI. Ternyata penyakit ini sungguh membuat para orang tua sedih jika dialami oleh anak mereka. Termasuk saya.

Saat ini, My Q (1.5 years old) sakit dan didiagnosa Dehidrasi sedang. Perasaan ya setiap hari minum, setiap hari ASI, makanan juga bergizi dan enak-enak tapi kenapa My Q mengalami dehidrasi? Pertanyaan ini saya sampaikan kepada kakak perempuan saya yang kebetulan dia seorang perawat di sebuah Rumah Sakit Swasta. Sedih memang ya karena anak kita jadi tidak ceria, lemas, lesu, cengeng, tidak nafsu makan, mencret, tidak mau lepas dari gendongan, kira-kira apa yang Mom rasakan jika anak kita seperti ini?hiksssss T_T

Empat hari sudah My Q belum kunjung sembuh, tapi Alhamdulillah sedikit ada perubahan di hari kelima dimana ia sudah mau turun dari gendongan, sudah mau jalan dan bermain dengan kakaknya. Sudah mau maka…

Sayang Anak, ya Jaga Bumi dong!

"Mah, aku siram ya tanaman depan rumah, kasihan nanti layu", pinta Alfath. 

Begitulah keseharian anakku (3.5 years old) jika selesai mandi. Air yang biasa ia gunakan untuk mandi ia tampung didalam ember kecil dan disiramkan ke tanaman-tanaman yang ada di halaman rumah. Berawal dari kebiasaan memberikan petuah kecil tentang baiknya merawat lingkungan, akhirnya pun ia terbiasa untuk mencintai Bumi.

Menjaga lingkungan berarti juga sama dengan menjaga Bumi tempat tinggal kita. Hal ini dapat dilakukan melalui langkah-langkah sederhana yang diajarkan kepada anak-anak sejak dini. Anak-anak adalah aset terjaganya lingkungan di masa depan. Saat ini, orang tua hanya mampu membantu mengarahkan dan mendidiknya. Sesuai dengan tujuan utama WWFyakni untuk menghentikan dan memperbaiki kerusakan lingkungan yang terjadi serta membangun masa depan, dimana manusia hidup selaras dengan alam.

Berikut ini adalah langkah sederhana saya dalam mengajarkan anak untuk menjaga dan peduli dengan lingkung…