Skip to main content

Review LIPSTIK Tato Monomola

Okay, sekarang sy mau me-review salah satu produk lipen atau yang biasa disebut dengan lipstik. Lipstik ini memiliki ciri khas yang berbeda dengan yang lainnya. Yakni lipstik tatoo. Lipstik ini dikenal dengan nama Lipstik Tatoo Monomola. Tapi sebelum membelinya kita harus cek dulu keasliannya seperti gambar dibawah ini ya.

Pertama kali dengar lipstik ini adalah lipstik tatoo. Saya semakin ingin membeli dan memakainya.  Dikarenakan dari penjelasan promonya menarik. Cukup sekali pakai bisa awet seperti tato mpe nanti. Wah.. sesegera mungkin dong eksekusi untuk membelinya. Meskipun harganya sangat murah..ho ho.

Mulai percobaan diawal nih ceritanya. Saya memiliki bibir kering dan saya tidak bertanya-tanya terlebih dahulu dengan beberapa teman yang sudah memakai. Awal waktu itu, saya sudah mulai kesulitan untuk menerapkan lipstik tato monomola ini. Terlebih dalam merapikannya di bibir saya. Karena jujurnya, bahwa saya orangnya ga bisa ribet. 


Ternyata betul dugaan saya, di awal ini saya sudah susah untuk penerapannya dan pemakaiannya. Sampai-sampai istilahnya cairan ini mbleber dari bibir saya ke gigi, gigi saya pun menjadi merah seperti ikut mau dilipstikin LOL. Dan ini adalah hasil kelupasan dari lipen ini.



Selain itu, krim lipstik ini juga tidak cocok di bibir saya. Sesaat, setelah krim lipstik ini diterapkan, dan saya kelupas bagian yang kering alhasil bibir saya agak sedikit perih. Dan dari segi hasilnya pun tidak seperti di promo iklan yang dikenakan oleh model iklan. Tapi saat diterapkan di bibir kaka saya, super jadi bagus banget dan memang sesuai dengan didalam model iklan.



The results are:
1. Jangan langsung tertarik ke iklan-iklan yang ujung-ujungnya gak cocok buat kamu. Cobalah dari lunya teman dulu kalo bisa hehe.
2. Tidak semua produk cocok buat kamu jadi perhatikan komposisi dan jenis kulit atau bibir seperti apakah yang cocok buat kamu.
3. Jika tidak cocok, jangan lanjutkan dan tetap lanjutkan pemakaian produk lilen yang biasa kamu pakai.

Penilaian untuk produk Lipstik Tatoo Monomola ini menurut saya adalah kurang oke di bibir saya (menurut bibir penulis lho ya) buktinya dipakai kakak saya juga bagus dan tidak menimbulkan iritasi perih, ini artinya bibir saya sedikit sensitif. Karena memang saya adalah pengguna setia Produk Lipstik Make Over. Review nya ditunggu saja ya..

Buat kamu yang cocok dengan Lipstik Tatoo Monomola ini, selamat ya sista!

Warm regard,
Tantinium




Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …