Skip to main content

BOGAR (Botania Garden): Wisata Petik Buah Purbalingga



Pertama kali mendengar tempat wisata ini yakni dari seorang teman yang biasa stand by di Jakarta. Sebenarnya ini teman suami, asli Purbalingga. Tapi herannya saya yang selalu stand by di wilayah ini bahkan tahunya dari beliau. Saya memang kudet (kurang update), hehe. Tempat wisata ini bernama "Botania Garden" yang biasa disebut dengan BOGAR. Pencetus dari wisata ini adalah kumpulan remaja masjid yang berinovasi dan kreatif untuk membangun desanya lebih maju. Bekerjasama dengan beberapa petani buah dan pemilik kebun sehingga menjadi rangkaian yang manis.

Kebun buah Jambu Citra

Oke pas banget waktu libur cukup panjang, kemarin tepatnya tanggal 24 April 2017 hari minggu saya sekeluarga datang mengunjungi wisata yang dibilang masih baru ini yakni baru 2 bulan berjalan. Meskipun baru 2 bulan berjalan, wisata ini cukup digemari oleh banyak wisatawan lokal. Buktinya saat kami memarkir mobil roda empat kami. Kebanyakan dari mereka memiliki plat nomor yang menunjukan mereka adalah dari luar kota contohnya saja plat AB, plat B, plat AA, plat H, dan pastinya plat R juga.

Parkir kendaraan roda empat

Rute jika dari arah Banjarnegara, kamu busa berjalan menyelusuri jalan kembangan lalu kemudian bertemu dengan perempatan yang biasa dikenal dengan nama "perempatan BRAK", kamu cukup berbelok ke arah timur. Lurus terus sampe bertemu plang besar "Selamat Datang di Desa Karangcengis" nah tengok kiri deh, ada masjid dekat sungai kan? Dan ada jembatannya bahkan spanduk n umbul-umbul Wisata Bogar? Nah itu dia.. kamu masuk aja.

Pintu masuk Bogar

Pas sudah masuk area, kamu kira pasti akan lurus terus. Oh tidak-tidak karena nantinya kamu akan menjelajah dengan sebuah kereta mini. Kendaraan kamu akan diarahkan ke parkir kendaraan di sebelah barat. Setelah kamu parkir kamu baru diarahkan ke area tiket.

Sepanjang berjalan dari arah parkir ke tiket, kamu akan menemui beberapa penjual buah-buahan oleh pedagang kaki lima. Harganya pun cukup variatif. Tapi sebelum membeli baiknya kamu tahu apa yang akan kamu petik hari ini agar tidak double pengeluaran.

Harga tiket masuknya cukup lima ribu rupiah saja (Rp. 5000,-) dari usia diatas 3 tahun keatas dikenai biaya masuk. Dengan membeli 1 tiket tersebut kamu akan mendapatkan satu minuman ringan, saat itu saya dan keluarga mendapatkan minuman Fruit Tea rasa blackcurrant.

Tiket masuk Bogar

Semasa menunggu kereta mini datang, kamu bisa foto-foto dulu dengan HP atau kamera kamu. Disana diberikan beberapa spot gerbang atau bahkan spot rumah bambu yang rencananya untuk arena bermain, tapi sayangnya belum siap dijalankan arena bermain tersebut. Tapi lumayan view-nya keren juga kan.

View dari rumah pohon
Sebenarnya ini kereta mini cukup lumayan lama datangnya mungkin saat itu saya menunggu ada 25 menitan, ini dikarenakan jam istirahat. Nah setelah 25 menit, kereta pun datang- hati pun riang.

Kami hari ini akan menuju blok C yakni area petik buah jambu biji merah. Blok C ini cukup jauh dari jangkauan kami ternyata ada sekitar 2 km dr tiket jd lumayan hanya membayar kereta mini per orang tiga ribu rupiah (Rp. 3000,-), kamu bisa jalan sejauh ini.

Setelah menaiki kereta mini ini, sampailah kita di area DEKAT blok C. Kenapa saya bilang dekat? Karena harus ditempuh lagi dengan berjalan kaki hehehe. Tapi ga masalah, deket kok. Tapi lumayan bikin muka gosong dan silau karena terik matahari. Jadi disarankan untuk membawa payung atau meminjam caping dari Bogar.

jalan arah Blok C area jambu biji

Oke we are ready guys untuk memetik jambu biji merah yang masih seger-seger ini. Pastikan yang kamu petik sudah menguning ya. Setelah dipetik kamu bisa menimbang dan membayarnya di tempat. Harga per kilo nya saat itu yakni enam ribu rupiah (Rp. 6.000 -). 

Jadiii, kalo kamu mau kesini, jangan lupa NOTES dibawah ini ya:
1. Bawa payung buat menepis terik matahari jika kamu tidak kebagian topi caping
2. Bawa air mineral buat mencuci buah yang kamu petik agar siap dimakan
3. Bawa koran buat duduk-duduk dikebun sambil menunggu kereta mini datang kembali

Segitu dulu ya review dari saya. Terima kasih dah ngintipin tulisan ini. Tinggalkan komentar kamu jika ada pertanyaa yaa..
-Tantinium-








Comments

  1. Di sana buah apa aja yang dipetik?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buahnya jambu kristal, jambu biji merah dan jeruk mba.. Tergantung musimnya mbak.. sudah berkunjung kesanakah?

      Delete
  2. Ulasannya sangat bangus mbak, trimakasih πŸ˜ŠπŸ‘πŸΌπŸ‘πŸΌ

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih banyak...hehe..
      Dulu kesananya jaman belum ada wahana outbond. Dengar-dengar sekarang ada. Sudah main kesana belum?

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…