Skip to main content

Keseruan Limbasari River Tubing di Sungai Tuntung Gunung

Ingin bermain air tidak hanya dari turunnya hujan atau nyemplung ke kolam renang? Kamu bisa cobain keseruan derasnya arus sungai Tuntung Gunung yang tepatnya berada di Desa Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga dengan wisata "ban modifikasi" yang biasa disebut dengan River Tubing. Adrenaline kamu akan terukur disini seberapa kencengnya suara kamu berteriak saat menemui arus deras didekat bebatuan.

Meski ban modifikasi tapi jangan salah kamu akan didampingi safety guard karena sebelum kamu menjelajahi arus ini, yang bakalan merasakan terlebih dahulu adalah operator. Jadi percayalah pada operator yang dibilang jumlahnya buanyak. Bahkan melebihi dari anggota kita dan ketambahan operator khusus buat dokumentasi dengan kamera DSLR biar bergaya maksimal.

Limbasari River Tubing ini sudah lama ada dan dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata dan BaseCamp Utara dengan kesadarannya terhadap indahnya arus sungai tersebut. Buat kamu yang ingin kesini, ancer-ancer (bahasa jawanya), patokannya (bahasa Indonesianya) kamu bisa cari jembatan pengayoman Limbasari yang gede itu, nah mereka gantungan di sebelah jembatan ini #eh maksudnya mereka ada disebelah jembatan ini.

Saat kamu akan menjelajahi arus sungai ini, kamu akan diarahkan untuk mengamankan barang bawaan kamu di tenda dome yang bakalan aman tentrem karena ada yang jagain. Jagain barang bawaan kamu ya bukan disuruh jagain hati kamu #eaa. Oke selanjutnya adalah pembekalan yang akan diberikan  msekitar 10 menit mengenai cara menghadapi arus sungai dengan bergaya diatas ban dan pelampung. Setelah diberikan pengarahan, bersiap-siaplah untuk menggunakan pelampung dan naik ke atas mobil pick up. Yap jadi tuh, start kamu datang akan dijadikan garis finish perjalanan river tubing kamu.

Buat biayanya cukup terjangkau kamu bisa merogoh kantong kamu hanya dengan Rp. 70.000,- (without lunch) atau Rp. 80.000,- (with lunch) ini harga terbaru ya karena saya baru saja tubing tanggal 2 Juli 2017 kemaren. Nah buat kamu yang ingin merasakan arus banjir (info dari operatornya) dari Sungai tuntung Gunung ini, kamu bisa datang di bulan Desember, Januari dan Februari dan bakalan dilayani diatas jam 13.00 WIB. Selain bulan itu, arusnya sedang.

Disarankan buat kamu yang ingin mencicipi keseruan river tubing ini, mohon dibaca dengan seksama:
1. Pakailah alas kaki yang melingkari alas kakimu ya macam sandal gunung tapi bukan model jepit sw***ow ya.
2. Kamu bisa pakai sepatu kets yang berbahan plastik atau khusus untuk olahraga macam ini. Tapi nyatanya saya pake sepatu jelly shoes, hehe.
3. Jangan lupa bawa ganti dari dalem mpe luar dan dari atas mpe bawah.
4. Bawa sabun, shampo dan handuk buat mandi. Ini air sungai lho ya khawatir ada yellow-yellow yang mampir ke bajumu tapi InsyaAllah gak ada siy hehe.
5. Bawa flashdisk buat nyimpen foto-foto kamu yang oke banget, sangu dari river tubing buat diupload nanti di medsos.

Oke, segitu aja ya dari saya. Semoga bermanfaat, silahkan kontak saya untuk info lebih lanjut dengan meninggalkan komentar di bawah ini. Saya tidak diendorse lho tapi next target semoga ada yang mau nge-endrose-in saya #ngarep hehe.

-Regard from Tantinium-

Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …