Skip to main content

Jurnal Syukur 2018

Selamat malam di penghujung tahun 2017 dan selamat pagi untuk penghujung tahun 2018.

Mengikuti gaya terkini jika memasuki tahun baru, pasti membuat resolusi ditahun baru. Tapi selain itu, saya akan membuat Jurnal Syukur terhadap apa yang sudah diberikan dari Allah SWT kepada saya.

Inilah jurnal syukur saya:
1. Nikmat sehat yang diberikan Allah SWT kepada keluargaku
2. Nikmat Islam
3. Nikmat sehat untuk seluruh keluargaku
4. Orang tua dan Mertua dalam keadaan sehat.
5. Nikmat sayang dan cinta dari seorang suami yang luar biasa
6. Saya dan suami diberikan syukur berlipat ganda yakni dengan diberikan nikmat ke Baitullah di awal Januari.
7. Nikmat rejeki yang tidak ada habisnya dari Allah SWT
8. Diberikan solusi dari setiap masalah oleh Allah SWT.
9. Nikmat mendapatkan titipan dari Allah berupa 3 anak di usia 30 dengan jarak usia anak berdekatan
10. Bersyukur banyak yang sayang kepadaku
11. Bersyukur terhindar dari godaan syaiton yang terkutuk
12. Bersyukur anak pertama (kini 7 tahun) telah mampu renang di kedalaman 3 meter atau lebih dan bisa menyeberanginya dengan gaya bebas dengan baik.
13. Bersyukur akan segala bentuk pencapaian sampai di tahun 2018 ini.

Alhamdulillah ya Allah, segala bentuk syukur dapat dicurahkan, meski sebenarnya banyak sekali yang harus diungkapkan. Setelah menulis Jurnal syukur ini, apa yang terasa dalam dada? Yakni, degupan kencang, plong dan semakin nikmat akan menjalani hidup.

Bagaimana dengan resolusi ditahun baru 2018?
1. Target rajin sholat sunnah dan wajib
2. Membuat draft harian untuk anak agar lebih bisa memahami waktu
3. Target satu hari membaca satu buku kepada anak pertama dan saya sendiri
4. Target hafalan juz 30 kepada anak
5. Target pendisiplinan sholat
6. Lebih bisa disiplin waktu dan disiplin administrasi
7. Belajar lebih giat
8. Bisa membagi waktu dengan baik
9. Memanfaatkan wifi dirumah dengan baik
10. Menampilkan sikap pekerja yang baik dan lebih baik.

Cukupkan hati hanya dengan Allah, Allah lagi dan Allah terus setiap hari dan disetiap waktu.

Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…