Skip to main content

Trip to Dieng 2d 1n

Jika dingin tak menyapa,
Panaspun usah mendekat,
Jika mentari sudah tertambat siapa lagi yang mau menolak,
Jika hati sudah terpaku cuma kamu yang ak sukak. #eeaa
Uuhh puitis. Ngomong soal dingin, berarti ngomongin soal daerah Dingin. Ngomong soal hati ya cuma kamu suamiku sayang..

Cuma yang membuat hati riang adalah perjalanan wisata ke The Land of God - Negeri Diatas Awan bersama yang tersayang, suami dan anak-anak. Sebelum perjalanan pastinya mommy backpacker ini menyiapkan segala kebutuhan keluarga nanti dijalan. Tas yang berisi beberapa peralatan penting
Cuma yang bikin hati riang adalah kami nge trip ke Negeri diatas awan selama 2 hari en 1 malam dalam rangka mensyukuri nikmat Allah atas bertambahnya usia suami. Alhamdulillah. Seruuu abiz.
Tepat pada tanggal 22 September 2017, suamiku menginjak usia yang ke 31. Alhamdulillah ya Allah berikan karunia syukur, rejeki lancar, panjang umur, sehat selalu, dihindarkan dari masalah, musibah, penyakit, fitnah dan lain sebagainya. Dekatkanlah dengan kebaikan dan diberikan Amin YRA.
Ngomong-ngomong soal Dieng. Sebuah kata yang biasa disebut dengan Land of God, Negeri diatas Awan.

Pertama kita pastinya mencari tempat menginap yang relatif ringan biayanya dan muat untuk kami rombongan berlima. Kami dapati dari sebuah situs web untuk memesan hotel didaerah Dieng tapi sayangnya selalu penuh. Kalaupun ada, pasti single bed. Pada akhirnya, kita cari mandiri keliling Dieng. Dapatlah aku di wisma pinky dekat dengan masjid. Relatif ringan yakni 280.000 double dan tmbhan pinjam kasur busa lepas bayar lagi 80.000.

1st Destination
Candi. Bangunan bersejarah yang gak akan ada duanya. Mau bikin replikanya pun susah. Jadi mending melestarikannya. Menjaga dan membuatnya menjadi berkesan.

2nd Destination
Telaga Warna. Sebuah telaga yang tak berwarna lagi rupanya. Terkisah dari sebuah legenda Telaga Warna. Didapati batu yang terdapat didasar sungai tersebut telah ditukar dengan sebuah usaha. Legenda oh legenda, namanya juga legenda. It was unreal story.

3rd Destination
Ratapan Batu Menangis. I dunno why this place called Batu Menangis. And yap, again and again. It was unique legend story.

4th Destination
Kawah Sikidang. This was the best ever. Suka banget dengan pemandangannya. Setiap spot bagus. Gak ada yang gak. Hanya saja kamu harus menjauh lagi terhadap asap panas yang mengepul. Lebih suka lagi dengan pasarnya disana, luar biasa asik bisa belanja buah Carica mentah yang sekilo hanya 8000 rupiah, jamur kancing yang seplastik hanya 5000, kentang merah sekilo 10.000 beda kalo dah masuk bisa sampe 18.000 dan kentang kuning kecil yang 3 kg cuma 10.000. Kentang yang besar 5000.

Luar biasa keseruan hari kami kemarin. Foto akan diupload segera. Terima kasih bagi para pembaca semua.



Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…