Skip to main content

Yuk Belajar Tenses...

Penjabaran dari nana, si sarjana bahasa Inggris, sangat cerdas dalam menjelaskan kapan kita harus menggunakan simple present tense. Hadiahnya entar ya 'na. Nabung dulu...hihihi. :)

Kuncinya adalah kebiasaan (kalau pakai istilahnya nana, habitual)

Jadi kalau kita punya suatu kebiasaan, membaca, mandi, makan, dsb, kita bisa memakai simple present tense.

Bertanya untuk hal kebiasaan pun artinya harus memakai simple present tense. Caranya, gampang. Tinggal tanya, "what do you do ...?" Isi titik-titiknya dengan keterangan waktu. Keterangan waktu dalam hal ini bukan cuma jam dan hari, tapi juga suatu keadaan. Ketika kita mau bertanya kebiasaan seseorang di waktu senggang tinggal gunakan, "what do you do in your leasure time?", dijawab, I read. Sama juga ketika kita mau bertanya apa yang dilakukan oleh seseorang tersebut di kondisi tertentu kita bisa menggunakan, "what do you do when you are bored?", dijawab, I watch a movie.

Intinya, arti present tense dalam hal ini bukan terbatas pada suatu saat dimana si pembicara menerangkan suatu kegiatan (saat ketika sedang berbicara) tapi lebih dalam rentang waktu yang luas, saat ini dalam suatu kehidupan.

Bukti dari rentang waktu luas dalam menggunakan simple present tense bisa dilihat dari pola pertanyaan, what do you do? Ada yang ingat apa arti lain dari "what do you do?" Kalimat tanya ini bisa digunakan untuk menanyakan profesi atau pekerjaan seseorang. Jadi, jawaban I write books atas pertanyaan seperti ini lebih mengacu kepada suatu profesi, penulis. Menghadapi pertanyaan seperti ini, kita juga bisa menjawab, I am a writer.

Ini artinya, simple present tense memiliki dua pola:
1. Subject + do/does + verb + object
Contoh: I study Political Science.

2. Subject + to be + noun / adjective
Contoh: I am a graduate student.

Arti lain dari kalimat yang menggunakan simple present tense adalah menggambarkan suatu kemampuan atau kegemaran. Kalimat I dance waltz sebagai jawaban pertanyaan Do you dance? adalah salah satu contoh dimana simple present tense digunakan untuk menggambarkan kemampuan seseorang.

Lain halnya ketika simple present tense digunakan untuk menjawab pertanyaan "what do you like?". Jawaban I like to swim, read and cook*, adalah contoh dimana simple present tense digunakan untuk menggambarkan kegemaran seseorang.

Jadi bagaimana membedakannya dong? Ya tinggal dilihat apakah kalimat tersebut adalah jawaban dari suatu pertanyaan. Kalau iya, tinggal lihat kalimat tanyanya, kita pun jadi mengerti fungsi kata kerja yang digunakan, apakah sebagai kebiasaan, kemampuan, profesi, atau kegemaran. Yang paling penting, dari uraian saya di atas, kita sekarang tahu, pertanyaan yang bagaimana yang harus dijawab dengan simple present tense.

* Perhatian, attention, warning!

Penggunaan kata like harus dilakukan dengan sangat hati-hati, karena kata ini memiliki dua arti yang sangat berbeda ketika digunakan dalam bentuk yang berbeda pula. Tergantung pemakaiannya, kata like bisa berarti suka atau seperti. Kerancuan kata ini sering jadi bahan olok-olok dan sudah menjadi salah satu humor langganan.

Bagi mereka yang tidak mau kena ejek, ingat-ingat saja peraturan di bawah ini.
- Untuk menggambarkan kegemaran gunakan:
Subject + do + like + object (ingat, dalam kalimat positif, do tidak dicantumkan)
Contoh: I like big dogs.

- Untuk menggambarkan kemiripan gunakan:
Subject + to be + like + object
Contoh: She is like my sister.

Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…