Skip to main content

Adikku itu Anakku (Sing a Song)

Membaca judul misteri diatas mengandung penuh makna ambigu. hayuk hayuk dibaca dulu sampai bawah. Tulisan ini menceritakan mengenai lagu NINA BOBO yang populer dari jaman dulu sampai sekarang. :D
Berikut syair lagunya:

"Nina bobo ooh nina bobo, kalau tidak bobo, digigit nyamuk. Bobolah bobo adikku sayang, kalau tidak bobo digigit nyamuk"

Lagu singkat dan sarat penuh makna itu telah melekat disetiap anak. Tidak hanya anak, saya yang sudah berumur saja selalu teringat lagu ini dinyanyikan saat akan meninabobokan anak tercinta kita. Tapi sebelum menidurkan si anak, saya selalu membacakan doa sebelum tidur, sholawat, dan beberapa surat pendek.

Eh tapi ngeri juga ya, browsing-browsing di kebanyakan site mengenai lagu nina bobo ini pasti ceritanya mistik yakni tentang noni Belanda yang akan datang.. aihh aiihh.. stop stop. Nggak mau nerusin!

Kalau saya disini lebih kepada kelucuan anakku jika dinyanyikan lagu itu. Kebetulan nih punya dua balita lucu yang kakak usia 4 tahun 2 bulan sedangkan adik akan masuk 2 tahun. Saya sering menyanyikan lagu anak-anak untuk mereka karena usianya yang memang masih kecil dan suka dengan irama lagu. Saat itu saya menggubah lagu tersebut dengan lirik berikut :

"Quin bobo, oh Quin bobo, kalau tidak bobo, digigit nyamuk. Bobolah bobo anakku sayang, kalau tidak bobo digigit nyamuk. Bobolah bo anaku solehah, kalau tidak bobo digigit nyamuk. dsb la la la la"

Nah si kakak yang tidak ikut nyanyi ternyata mendengarkan lirik yang saya gubah, akhirnya sayapun tertawa geli karena menyanyikan adiknya dengan sebutan ANAKKU. Ternyata anakku yang sedang dinyanyikan pun mengikuti,hahaha. Akhirnya sekarang saya mengembalikan kepada lirik aslinya yakni:

"Nina bobo ooh nina bobo, kalau tidak bobo, digigit nyamuk. Bobolah bobo adikku sayang, kalau tidak bobo digigit nyamuk"

Akhirnya sayalah yang harus melakukan keanehan karena memanggil anakku dengan sebutan adik. Lucu memang tapi tidak mengapa demi kebenaran lirik,hehe. Harapannya adalah agar si kakak tidak memanggil adiknya menjadi anak saat menyanyikan lagu ini. Ternyata masih sama yakni ANAKKU SAYANG, hahaha. Anak memang lucu, unik dan penuh dengan kecerdasan.

Ini hanyalah sebuah cerita mengenai kelucuan. Tapi mulai esok hari nih saya akan mengurangi nyanyian ini kecuali saat bermain boneka-bonekaan dengan si cantik. Agar terbiasa saat mau tidur cukup membacakan doa sebelum tidur, sholawat dan ebberapa surat pendek. :D

Apakah kalian pernah juga menalami hal lucu seperti saya ini? :-D




Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…