Skip to main content

Permen Pindy Susu : Bijak Tanggapi Berita Hoax

Pada tingkat pertumbuhan anak-anak, apa yang kita berikan sangatlah penting bagi kesehatan fisik, mental, dan emosional mereka. Hal ini terkait dengan asupan makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh anak. Terlebih jika kita sudah menyiapkan makanan dan minuman sehat dirumah dan telah disantap dengan lezatnya oleh si anak tetapi jika berada diluar rumah, anak akan tetap mencari jajanan. Lalu bagaimana sikap kita sebagai orang tua bijak dalam memilih jajanan sehat tanpa terkena pengaruh berita hoax?
Menjadi orang tua bijak yang terhindar dari suasana stress saat mencari jajanan  itu adalah hal yang sangat umum terjadi. Suasana stress bisa menyebabkan otak dan emosi orang tua menjadi tidak terkendali sehingga nantinya anak yang akan menjadi pelampiasan. Maka dari itu, orang tua haruslah mencari tahu informasi mengenai jajanan yang sehat dan tidak bisa melalui internet, informasi ataupun media massa. Contohnya saja permen yang akhir-akhir ini menjadi perbincangan hebat diantara sekian ribu orang dikarenakan berita hoax yang telah dilimpahkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab yaitu Permen Pindy Susu yang memiliki rasa coklat, strawberry dan mint. Kita sebagai orang tua haruslah pandai menyikapi berita permen susu yang mengandung narkoba tersebut.
Saat itu terjadi juga kepada saya yang notabene memiliki tiga anak yang semuanya doyan berat dengan permen susu. Didapati informasi tentang adanya permen susu yang mengandung narkoba benar-benar panik. Otomatis stress melonjak tiba-tiba dan langsung mencari tahu apakah ini benar berita fact ataukah hoax. Berfikir balik ke masa sebelum saat gencar-gencarnya berita ini, apakah anak saya sudah mengenal permen ini? Atau apakah anak saya sudah mendapatkan paparan dari zat yang dikabarkan oleh orang tidak bertanggung jawab ini. AAhhh…yang pasti kita sebagai ibu tidak boleh kehabisan akal mengenai berita-berita seperti ini. Browsing, tanya suami yang kebetulan juga bekerja di BNN, dan sharing bersama teman serta keluarga.
Pertama saya browsing dunia maya karena dengan kemudahan dunia internet inilah ia merajai segala informasi, alangkah baiknya janganlah langsung percaya dengan tiba-tiba. Berfikir ulang, mencoba cari tahu dan memilah artinya jangan sampe hal yang kita belum tentu tahu betul janganlah langsung dipercaya.

Kedua, syukur Alhamdulillah suami bekerja di BNN sehingga memudahkan saya pula untuk sharing hal yang bersangkutan dengan narkoba. Apakah benar dengan berita yang telah beredar mengenai Permen Pindy Susu mengandung narkoba? Jawabnya tidak benar. Itu hanyalah isu yang tidak memiliki dasar. Permen tersebut sudah memiliki ijin edar dan diperiksa oleh BPOM. InsyaAllah aman dan sehat.
Gak cuma anak-anak yang suka Permen Pindy Susu,
saya dan deretan om tante ini juga pada suka bangeeet.

Ketiga sharing bersama teman itu sangat baik apalagi dengan kondisi kita sudah riweuh dengan keadaan rumah, kantor dan anak-anak. Sebagai orang tua yang sibuk kegiatan rumah dan kantor belum tentu se up-to-date teman-teman kita. Kebetulan saya bergaul dengan teman sekantor yang statusnya kebanyakan masih single. Waktu dan kondisi mereka akan lebih longgar untuk mencari tahu kebenaran berita X atau berita Y. Selebihnya kami bercanda tawa dengan kondisi yang ada. Teman adalah tempat keluh kesah dan canda tawa. Sejatinya mereka adalah sahabat-sahabatku. Mereka berpesan bahwa jangan percaya segala info yang telah beredar di internet karena belum tentu berita tersebut benar seperti halnya isu yang terkena kepada Permen Pindy Susu ini.
Terakhir, diskusi bersama keluarga tercinta dirumah atau keluarga jauh melalui Whatsup. Saling melempar info dan bertukar kisah inspiratif, kali ini mengenai jajanan si kecil yakni dalam hal produk Permen Pindy Susu ini yang sedang hangat-hangatnya jadi perbincangan karena isu itu. Keluarga ada juga yang percaya terutama Ibu yang jauh dari kata internet jadi sekali bertemu dengan berita internet langsung percaya begitu saja. Oleh karena itu, kami sebagai anak yang baik haruslah memberitahukan kebaikan dan kebohongan isu tersebut. Alhamdulillah dengan bantuan keyakinan dari anak dan sanak saudara, hati sayapun semakin adem dan ayem.
Kekhawatiran saya terhadap kondisi anak-anakpun hilang dengan adanya obrolan setengah jam bermanfaat bersama orang-orang tersayang. Saya pun menjajankan Permen Pindy Susu ke anak saya jadi tenang bisa cek ya sudah terdaftar di BPOM, kamu bisa cek juga ya di Instagramnya yakni @permenpindy_id. Jajanan sehat harus bebas dari narkoba, berlabel BPOM dan disahkan oleh MUI. Paling terpenting adalah setelah makan permen, jangan lupa anak-anak kita disuruh sikat giginya dengan rajin ya. Jadilah Orang tua bijak yang cepat tanggap akan berita hoax. Basmi berita hoax sampe ke akarnya!
@permenpindy_id
#PermenPindy
#Amandikonsumsi
#TipsMemilihJajananSehat
#TanggapberitaHoax
#JadiOrangTuaBijak




Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

Review Cream SARI Whitening

Actually, kulitku berwarna coklat sawo matang. Nggak tahu kalau sawo mentah bagaimana. Yang pasti kalau sedang mengisi identitas pasti tulisannya pilihannya ya sawo matang, putih, hitam atau apalah yang lainnya.

Bersyukur dengan segala yang diberikan Allah SWT dengan warna kulit ini, dengan keadaanku sekarang, semuanya. Alhamdulillah wa syukurillah. Jika melihat judul dari artikel ini pasti kalian akan mengira bahwa ah katanya bersyukur kok nge-review cream whitening, berarti ingin putih dong. Nggak mensyukuri tuh. Eits, jangan salah, dengan ini juga salah satu bentuk menjaga kesyukuran (*ngeles). Sebenarnya dari awal nggak tertarik dengan memutihkan atau yang lainnya.Akan tetapi saya sadar kini telah bersuami dan memiliki anak yang lucu-lucu. makin lama makin tua, pasti kualitas kulit kita akan berkerut dengan sendirinya. Paling tidak saya menjaga kebersihan dengan membuat kulit tetap cerah dan terjaga. Itupun untuk menyenangkan suami (*pasti dibilang ngeles lagi) eh ini penulisnya …

Review Bedak Saripohatji Herbal Nan Alami

Wajah putih, mulus dan bebas jerawat. Siapa sih yang nggak mau? Cowo aja mau apalagi cewe. Tapi ya nggak wajahnya aja yang putih kali ya tapi badannya berkulit hitam. Kayak jenang jamuran dong,hehe.

Berbicara soal wajah. Nggak sedikit wanita sudah pasti mendambakannya, termasuk yang nulis en yang lagi baca. Wajah nggak akan jauh-jauh dengan yang namanya bedak, facial, masker, dan kawan-kawannya.

Ini nih, saya punya rekomendasi bedak dingin yang oke banget namanya Bedak Saripohatji. Tapi sebelum berbicara tentang bedak ini, saya mau cerita saat dulu waktu SMA. Saat SMA, wajah saya dipenuhi dengan bintang kejora. maklum rutinitas sebagai Girl Scouts yang tomboy dan nggak peduli dengan alam adam sekitar membuat wajah saya menjadi sedikit bernoda dengan bintang-bintang (red: jerawat). Mbayanginnya jangan berlebihan ya, nggak banyak banget kok cuma ada segitu aja kok. Ngeles, hehe.


Akhirnya saya pun dapat saran pinjeman (duh nggak banget ya, nggak modal), bukan nggak modal tapi memang bin…