Skip to main content

Tradisi bingkisan saat menerima raport

Ini adalah pertama kalinya saya menyekolahkan anak di sekolah formal. Berhubung anak sulung saya berusia 3 tahun 10 bulan sudah waktunya masuk sekolah usia dini, saat ini saya masukkan ke sekolah play group Islam di daerah Serpong. Dan baru kemarin tgl 17 Desember 2014 anak saya mendapatkan hasil perkembangan belajar selama setengah semester.

Dikarenakan usia kandungan kehamilan yang sudah menanjak tua. Saya dan suami memutuskan untuk merencanakan persalinan di kampung halaman. Seperti kehamilan saya yang sudah-sudah pun begitu.

Nah pas banget anak saya mendapatkan raport seminggu sebelum saya pulang kampung. Sekalian pamit untuk tidak meneruskan sekolah di sekolahan tersebut karena akan pindah sekolah di Jawa. Ada beberapa teman yakni sama-sama wali murid disana. Ia mengatakan sudah menyiapkan bingkisan belum untuk guru? Saya heran, untuk apa? Ternyata oh ternyata kebiasaan atau tradisi yang cukup aneh ini telah berlangsung lama bahkan sebelum saya menginjakan kaki di kota ini. Kaget banget karena dengar-dengar tiap kenaikan kelas BAHKAN tiap pemberian rapor, ada beberapa wali murid memberikan bingkisan entah itu makanan, jam, jilbab, tas atau bahkan uang. Apa kamu termasuk bunda?

Tapi pengecualian saya untuk status anak saya pindah sekolah, berfikir sampai 3 harian lebih dan akhirnya sayapun dengan 20 persen saya bilang oke deh saya kasih untuk kenang-kenangan. Karena di tahun berikutnya ia sudah naik kelas dan berbeda guru. Saya akhirnya memberikan jilbab itu juga dagangan saya hehe. Per orang saya berikan 2 jilbab dengan kuakitas super dan yang paling unik dan harganya yang tidak murah, anak saya semangat sekali dengan kartu ucapan yang ia buat bersama saya. Sederhana tapi menyentuh.

Saya sebenarnya tidak setuju dengan tradisi ini tapi apa boleh buat kita harus ikut arus yang ada. Tapi sejatinya saya tidak akan memberi saat mengambil raport. Terlihat seperti gratifikasi atau yang memandang negatif terlihat seperti orang yang berharap lebih dari apa yang sudah ia berikan (*suap) maksud saya. Meski sebenarnya tiap-tiap individu menilai bahwa itu hanyalah ucapan terima kasih atas bimbingan dan didikannya selama ini di sekolah.
Okelah.. tapi memang bagusnya kalau menurut saya, berilah ke sekolahnya yang memang mungkin membutuhkan meski sekolah adalah bangunan pemerintah atau bahkan hanya wakaf dari sebuah masjid. Kalaupun mau memberikan ke guru, baiknya menurut saya jangan per-orangan baiknya sistem bersama iuran bersama. Tapi jangan setiap menerima raport saja menurut saya.

Memandang saat dulu saya masih sekolah di Jawa bahkan dari sekolah negeri sampe elit pun saya tahu bahwa orang tua saya tidak memberikan hal-hal seperti itu. Kita tahu bahwa guru mengajar dikelas itu memang haknya beliau sebagai guru, profesi mulia yang seringkali dibilang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa yaa karena tidak seperti polisi atau TNI yang berpangkat selalu diberikan jasa apabila melakukan tindakan heroic. Padahal guru juga heroic, mencerdaskan anak bangsa menuju masyarakat yang bermartabat. Tanpa bingkisan, guru pasti senang sudah mau ditrima sebagai guru yang baik dan dapat dijadikan suri tauladan muridnya dan dipercaya oleh wali muridnya. Betul tidak?

Terima kasih Ibu Guru yang telah membimbing anak saya menjadi anak yang pintar, nurut dan mandiri. InsyaAllah kita akan bertemu lagi sampai esok tahun ajaran baru meski sudah tidak dikelas Ibu lagi karena sudah naik kelas. Semoga kartu ucapan sederhana buatan anak saya mengingatkanmu pada lugu dan polosnya ia. Love U bu guru.. ^_^
Ini hanya opini saya, jika ada yang tidak sepaham mari kita sepahamkan dan selaraskan agar tidak terjadi perdebatan sengit. Hehehe.

Comments

Popular posts from this blog

Pertolongan Pertama Mengatasi Anus Bayi Merah

Jangan anggap remeh iritasi merah pada anus bayi karena dapat menimbulkan rasa pedih, nyeri dan gatal pada anak yang kita tidak rasakan. Dua hari yang lalu, anak saya AL (2 tahun) mengeluh kesakitan saat saya bersihkan dg air bersih sesaat setelah buang air besar, “atitt mamaahh”. Lalu saya lihat “mana yang sakit mas?” Cukup kaget melihat ada iritasi merah pada anusnya.
Akhirnya saya minta tolong papahnya untuk membelikan baby oil. Iya baby oil yang bunda-bunda biasa pakai untuk dioleskan di lekukan-lekukan pada bayi atau untuk memijatnya. Dikarenakan dulu saat AL masih bayi, anusnya pernah merah juga. Ternyata memang baby oil ini sangat ampuh untuk menghilangkan iritasi merah pada bayi maupun balita kita. Ini sebagai pertolongan pertama sebelum ke Dokter karena dulu pengalaman saat Al msh bayi juga mengalami hal seperti ini.
Jadi jangan langsung memakai obat-obatan yang ga jelas yah bunda karena sifat kulit bayi dan balita kita masih polos dan rentan. Jika dengan baby oil yang saya …

INILAH SYARAT MENDAPATKAN NUPTK

Syarat Pengajuan NUPTK  (DL : Waktu tidak dibatasi sampai ada pemberitahuan lebih lanjut) *Baca bagian bawah dengan persyaratan ter-update tahun 2019

Persyaratan NUPTK biasanya bergantung pada LPMP. Tapi dalam sejatinya, pengajuan NUPTK ini akan berkaitan dengan beberapa instansi terkait untuk memverifikasi dan memvalidasi. Awalnya ke Dinas Pendidikan Provinsi Semarang lanjut ditunggu pemrosesan oleh LPMP. Langkah-langkah yang harus dipersiapkan saat akan pengajuan NUPTK adalah:

Persiapkan berkas sesuai persyaratan, jika dahulu sebelum pada AWAL bulan September 2019 persyaratannya adalah
scan KTP asliscan Ijazah SD-S1+aktascan SPK 2018 dan 2019 (semester 1 & 2) scan SK Penugasan 2017/ 2018 & 2018/2019 (semester 1 & 2), 2019/2020 (semester 1) Dengan persyaratan no 3 dan 4 tersebut, halaman yang akan dikompres sangatlah banyak sekitar 37-40 halaman. Sehingga seluruh calon penerima NUPTK akan merasakan kesulitan saat mengompres berkas. Tapi tenang, kalian bisa menggunakan Ado…

INFORMASI PENDAFTARAN PPG DALJAB 2019 (DL : 30 SEPT 2019-23 OKT 2019)

Informasi Pendaftaran Seleksi Akademik PPG Dalam Jabatan 2019 (DL 30 Sept 2019-23 Okt 2019)
Informasi ini masih hangat dan terbaru. Pendaftaran akan dimulai tanggal 30 September 2019 ini. Maka siapkan dirimu untk mendaftar dalam program ini. Program ini diberlakukan untuk seluruh guru GTY, guru NON PNS ataupun PNS dan diperkenankan untuk :

Beberapakategori peserta sebagai berikut: Belum pernah mengikuti seleksi PPGTelah mengikuti seleksi PPG akan tetapi belum mencapai nilai minimum yang ditentukan kemeristekdiktiTelah mengikuti seleksi namun mengalami perubahan Pilihan Bidang Studi PPGSelain persyaratan diatas, pastikan bahwa calon peserta : berstatus PNS/Non PNS/GTYterdaftar dalam Dapodikmemiliki SIM PKBmemiliki NUPTK, diangkat sebagai guru sampai dengan 31 Des 2015, memiliki linieritas dengan ijazah, usia setingi-tingginya 57 tahun dihitung 31 Desember 2019 dan sehat jasmani rohani.Apa yang harus dipersiapkan: Calon Peserta PPG menyiapkan scan ijazah asli S1/DIVSK 2 tahun berturut-turut …